Shackle D G210 12 Ton – 1-1/4″ POWERTEC Segel Dee Screw Pin

Belanja Hemat Tanpa Ribet Produk Powertec Secara Online

  • Garansi Uang Kembali 100% jika produk yang diterima tidak sesuai
  • Pengiriman Cepat karena langsung menggunakan Armada Khusus Distributor Kami
  • Kirim ke Seluruh Indonesia, Testing produk dan packaging dijamin aman
SKU: 10711999001 Category: Shackle Tags:

Description

Bahan Pengait Crane Heavy Duty untuk Mendukung Fungsi Pengait Crane

Crane merupakan alat angkat yang banyak digunakan di sektor konstruksi, manufaktur, pelabuhan, hingga pertambangan. Salah satu komponen yang memiliki peran paling penting adalah pengait crane, yaitu bagian yang digunakan untuk menghubungkan beban dengan sistem pengangkatan. Kualitas pengait sangat menentukan keamanan proses lifting karena komponen ini menanggung beban secara langsung selama proses pemindahan material.

Selain memiliki kekuatan tinggi, pengait juga harus dipilih sesuai kapasitas kerja dan jenis aplikasi. Memahami fungsi pengait crane beserta komponen pendukung lainnya akan membantu pengguna memilih peralatan yang tepat sekaligus mengurangi risiko kecelakaan kerja. Berikut penjelasan lengkap mengenai pengait crane, jenis crane, hingga cara memilih hook yang sesuai.

Apa Nama Pengait pada Crane?

Pengait pada crane dikenal dengan istilah crane hook atau hook crane. Komponen ini berfungsi sebagai titik penghubung antara crane dengan sling, wire rope, chain sling, maupun alat bantu angkat lainnya. Sebagian besar pengait crane dibuat dari baja tempa (forged alloy steel) yang memiliki kekuatan tarik tinggi serta mampu menahan beban berat secara berulang. Untuk meningkatkan keamanan, banyak crane hook modern juga dilengkapi safety latch, yaitu pengunci yang mencegah sling terlepas saat proses pengangkatan berlangsung.

Berdasarkan bentuknya, pengait crane tersedia dalam beberapa model, seperti single hook, ramshorn hook, hingga swivel hook. Pemilihannya harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan, kapasitas angkat, serta konfigurasi alat lifting yang digunakan.

Apa Saja Komponen Crane?

Selain pengait crane, terdapat berbagai komponen lain yang saling bekerja untuk memastikan proses pengangkatan berjalan aman dan efisien. Berikut beberapa komponen utama crane:

  • 1. Hook (Pengait): Berfungsi untuk menghubungkan beban dengan sistem lifting.
  • 2. Wire Rope: Tali baja yang digunakan untuk mengangkat maupun menurunkan beban.
  • 3. Hoist: Mekanisme pengangkat yang berfungsi menaikkan atau menurunkan beban.
  • 4. Trolley: Komponen yang memungkinkan hoist bergerak secara horizontal di sepanjang girder.
  • 5. Boom atau Jib: Lengan crane yang menopang sistem pengangkatan pada beberapa jenis crane.
  • 6. Mast atau Tower: Struktur utama yang menopang crane agar tetap stabil.
  • 7. Counterweight: Pemberat yang menjaga keseimbangan crane ketika mengangkat beban berat.

Seluruh komponen tersebut harus bekerja secara optimal agar fungsi pengait crane dapat berjalan dengan aman dan maksimal.

Apa Itu OHC Crane?

OHC crane merupakan singkatan dari Overhead Crane, yaitu jenis crane yang dipasang di atas struktur bangunan dan bergerak pada rel yang berada di bagian atas area kerja. Overhead crane banyak digunakan di pabrik, gudang, hingga fasilitas manufaktur karena mampu mengangkat serta memindahkan material berat secara efisien tanpa mengganggu aktivitas di lantai produksi.

Sistem ini biasanya terdiri dari girder, trolley, hoist, wire rope, dan pengait crane yang bekerja secara terintegrasi untuk memindahkan beban dari satu titik ke titik lainnya.

Jenis Jenis Floating Crane

Floating crane adalah crane yang dipasang di atas ponton atau kapal sehingga dapat digunakan di area perairan. Jenis crane ini banyak dimanfaatkan untuk proyek pelabuhan, konstruksi lepas pantai, hingga pekerjaan penyelamatan kapal. Beberapa jenis floating crane yang umum digunakan meliputi:

  • 1. Fixed Floating Crane: Memiliki boom yang tetap sehingga cocok untuk pekerjaan dengan posisi pengangkatan yang tidak banyak berubah.
  • 2. Rotating Floating Crane: Dilengkapi boom yang dapat berputar sehingga memiliki jangkauan kerja lebih luas.
  • 3. Heavy Lift Floating Crane: Dirancang khusus untuk mengangkat beban dengan kapasitas sangat besar, seperti modul industri atau struktur baja.
  • 4. Grab Floating Crane: Menggunakan grab bucket sebagai alat angkat sehingga banyak digunakan untuk memindahkan material curah seperti pasir, batu bara, atau bijih.

Sebutkan Tiga Jenis Derek

Dalam dunia konstruksi dan industri, terdapat berbagai jenis derek yang digunakan sesuai kebutuhan pekerjaan. Berikut tiga jenis yang paling umum:

  • 1. Mobile Crane: Crane yang dipasang pada kendaraan sehingga mudah dipindahkan ke berbagai lokasi proyek.
  • 2. Tower Crane: Digunakan pada proyek pembangunan gedung bertingkat karena memiliki jangkauan tinggi dan kapasitas angkat yang besar.
  • 3. Overhead Crane: Dipasang di dalam bangunan industri dan bergerak di atas rel sehingga sangat efektif untuk memindahkan material di area produksi.

Masing-masing jenis derek menggunakan pengait crane yang disesuaikan dengan kapasitas angkat dan karakteristik pekerjaan agar proses lifting berlangsung dengan aman. Dari sisi harga, pengait crane tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas. Untuk kebutuhan ringan, harga hook crane umumnya mulai dari Rp150.000 hingga Rp500.000 per unit. Sementara pengait crane heavy duty untuk aplikasi industri dapat berkisar antara Rp1.000.000 hingga lebih dari Rp5.000.000, tergantung kapasitas Working Load Limit (WLL), material, dan mereknya.

Penuhi kebutuhan pengait crane dan berbagai lifting equipment Anda bersama Powertec. Kami menyediakan beragam produk berkualitas, mulai dari wire rope, hoist, rigging, sling belt, hingga perlengkapan material handling lainnya yang telah memenuhi standar internasional untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor industri.

Untuk kemudahan berbelanja, Anda dapat melakukan pembelian melalui disini. Sementara itu, informasi lengkap mengenai rangkaian produk dan solusi lifting dari Powertec dapat Anda temukan di powertec.id.

FAQ

1. Apa bahan pengait crane?

Pengait crane umumnya dibuat dari forged alloy steel atau baja tempa berkekuatan tinggi. Material ini dipilih karena memiliki ketahanan terhadap beban berat, benturan, serta kelelahan material akibat penggunaan berulang.

2. Apa fungsi pengait crane?

Fungsi pengait crane adalah menghubungkan beban dengan sistem lifting seperti wire rope, chain sling, maupun webbing sling sehingga proses pengangkatan dapat dilakukan secara aman dan stabil.

3. Bagaimana memilih pengait?

Pilih pengait crane berdasarkan kapasitas Working Load Limit (WLL), jenis material, standar keselamatan, bentuk hook, serta kesesuaiannya dengan sling atau wire rope yang digunakan. Pastikan juga membeli produk dari distributor terpercaya agar kualitas dan keamanannya terjamin.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Shackle D G210 12 Ton – 1-1/4″ POWERTEC Segel Dee Screw Pin”

Your email address will not be published. Required fields are marked *