Berbagai industri di Indonesia saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal itu terbukti dari munculnya perindustrian. Seperti yang Anda lihat, sejak tahun 2011 Indonesia sendiri memang sudah berkomitmen untuk membuat kemajuan yang sangat signifikan, sejak saat ini mulai dari industri konstruksi bangunan yang menggunakan crane.
Crane merupakan salah satu alat pengangkat dan pemindah material yang banyak digunakan pada sebuah pembangunan. Crane termasuk kedalam alat berat yang memiliki bentuk dan kemampuan angkat yang besar, hingga mampu berputar sampai 360 derajat dan jangkauan nya hingga puluhan meter. Crane biasa digunakan pada pekerjaan konstruksi suatu proyek, pelabuhan, industri, pergudangan, bangunan dan lain – lain.
Crane juga termasuk sebagai alat berat yang dipakai dalam industri konstruksi, tentunya konstruksi memiliki fungsi yang bermacam – macam seperti pengangkutan, pengerukan sampai pemompaan beton segar. Dan crane termasuk kedalam fungsi pengangkatan.
Crane dapat berfungsi mengangkat material baik secara vertikal dan horizontal, material berat seperti beton precast pun bisa diangkat dengan mudah dengan crane. Kebutuhan crane harus disesuaian dengan proyek dan konstruksi. Namun yang terpenting adalah setiap crane harus memilki tali sling.
Tali Sling salah satu yang memegang peranan penting dalam setiap perindustrian yang ada di Indonesia, khususnya pada konstruksi dan crane ini. Lalu apakah Anda tahu apa saja kegunaan dari tali sling ? Simak ulasannya.
Jenis-jenis dan Kegunaan Tali Sling
Tali Sling merupakan sebuah alat bantu angkat barang yang besar dan berat pada berbagai industri yang ada. Karakteristik dari tali sling yang tidak di miliki oleh tali yang lainnya ialah salah satu dan atau kedua ujungnya diterminasi atau dibuat mata, ini bergunan sebagai sarana untuk mengaitkan aksesoris untuk membantu aplikasi pengangkatan seperti Hook, Masterlink, dan yang lainnya. Perlu Anda ketahui ada beberapa jenis sling serta kegunaannya di bawah ini:
- Wire Rope Sling.
- Chain Sling.
- Webbing Sling.
- Round Sling.
Wire Rope Sling
Wire Rope merupakan tali baja yang khusus dibuat dari beberapa wire yang dipilin, sehingga membentuk strand yang kemudian beberapa strand tersebut dipilin mengelilingi core untuk membentuk sebuah wire rope secara utuh.
Wire Rope Sling merupakan wire rope yang salah satu atau kedua ujungnya telah dibuat mata. Pada dasaranya wire rope sling ini banyak dipakai pada lapangan untuk aplikasi mengangkat barang (Lifting), menambat kapal (Mooring), menarik (Towing), mengikat (choker) dan yang lainnya.
Secara umum pembuatan wire rope sling sifatnya customized, atau dapat di artikan wire rope sling ini bisa difabrikasi sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan Anda di lapangan. Karena saat buat akan disesuai dengan pesanan user, maka diperlukan beberapa data detail untuk membuat wire rope sling tersebut. Kami PT. Sumber Mega Jaya memerlukan beberapa hal di bawah ini jika Anda ingin memesannya, antara lain :
- Spesifikasi Wire Rope itu sendiri seperti hal nya konstruksi, core, asal, ukuran, putaran, f
Jenis terminasi apa yang ingin digunakan demi kebutuhan Anda.
- Berapa jumlah terminasi yang akan di pakai untuk membuat wire rope sling nanti, hanya di satu ujungnya atau dikedua ujungnya.
- Mengenai terminasi mata nya kami perlu mengetahui berapa diameter besar matanya, menggunakan aksesoris tambahan atau tidak seperti Hook menggunakan thimble atau tidak, Masterlink dan Ring .
- Panjang yang diinginkan.
Chain Sling
Chain Sling atau dalam bahasa indonesia bisa kita sebut rantai sling. Chain Sling merupakan serangkaian link yang terhubung biasanya terbuat dari logam murni. Secara umum sebuah rantai bisa terdiri dari 2 maupun lebih dari 2 link yang berhubungan. Beberapa kegunaan chain sling, antara lain:
- Dirancang secara khusus untuk mengangkat, mengikat (Choker), menarik dan mengamankan sesuatu.
- Dirancang secara khusus untuk membantu menggerakkan mesin.
- Chain sling merupakan sebuah rantai yang ujungnya diberi aksesoris sebagai alat bantu angkat pada Masterlink, Hammerlock dan Hook.
Untuk membuat chain sling kami PT. Sumber Mega Jaya membutuhkan beberapa data yang berkaitan supaya chain sling yang dipesan customer nantinya tidak salah ukurannya dan aksesoris yang dipakai atau faktor lain. Di bawah ini adalah beberapa data yang dibutuhkan sebelum membuat chain sling, antara lain :
- Ukuran diamater rantai maupun kapasitas dari chain sling.
- Berapa banyak jumlah kaki sling pada chain sling.
- Panjang chain sling.
- Aksesoris maupun fitting lain yang diperlukan maupun ditambahkan pada chain sling seperti pada Hook, Ring, Masterlink, Shackle, dll.
Webbing Sling
Jenis dari tali sling selanjutnya adalah webbing sling. Webbing Sling atau lebih kita kenal dengan sling belt merupakan alat pengganti wire rope sling atau chain sling dalam aplikasi angkatta (Lifting) serta mengikat (Choker). Di bawah ini adalah beberapa kelebihan Anda menggunakan webbing sling, antara lain :
- Lebih ringan sehingga akan mudah dan aman digunakan dari pada jenis tali sling lainnya.
- Lebih flexible.
- Tidak berkarat.
- Mudah dilakukan inspeksi.
Round Sling
Jenis tali sling yang terakhir ialah round sling. Round Sling merupakan synthetic sling yang dibungkus lagi dengan pembungkus dari synthetic, dimana hal ini dibentuk melingkar. Beberapa keuntungan dari round sling, antara lain :
- Kuat dan lebih tahan lama.
- Apabila Anda mengangkat dengan posisi Choker, maka posisi angkat lebih sempurna.
- Pada kapasitas angkat yang besar, round sling akan lebih tipis dan ringan jika dibandingkan dengan dengan synthetic sling yang lainnya.
Dengan tali sling yang kami jelaskan secara detail, itu bisa membantu Anda dalam memilih tali sling apa yang harus digunakan dengan kebutuhan crane pada proyek Anda.
Semua jenis tali sling di atas bisa Anda peroleh dari kami PT. Sumber Mega Jaya. Mengenai harga jangan khawatir, sebab jaminan dari kami paling ekonomis jika di bandingkan dengan yang lainnya. Anda tidak perlu bingung mencari barang dengan kualitas terbaik, semua tali sling yang kami jual tidak perlu diragukan lagi mengenai kualitasnya.





