Bow Shackle Omega G2130 35 Ton – 2″ POWERTEC Segel Bolt Type

Belanja Hemat Tanpa Ribet Produk Powertec Secara Online

  • Garansi Uang Kembali 100% jika produk yang diterima tidak sesuai
  • Pengiriman Cepat karena langsung menggunakan Armada Khusus Distributor Kami
  • Kirim ke Seluruh Indonesia, Testing produk dan packaging dijamin aman
SKU: 10711999031 Category: Shackle Tags:

Description

Panduan Memilih Ukuran Shackle Crane dan Mengenal Types of Shackle

Dalam pekerjaan lifting, rigging, maupun material handling, pemilihan komponen penghubung tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Salah satu komponen yang paling penting adalah shackle, yaitu alat penghubung antara sling, hook crane, chain, maupun titik angkat pada beban. Kesalahan dalam menentukan ukuran shackle dapat menyebabkan distribusi beban yang tidak merata hingga meningkatkan risiko kerusakan peralatan.

Selain memahami ukuran shackle, pengguna juga perlu mengenal berbagai types of shackle yang tersedia. Setiap jenis memiliki bentuk, fungsi, dan karakteristik yang berbeda sesuai kebutuhan pengangkatan. Dengan memilih ukuran dan tipe yang tepat, sistem lifting akan bekerja lebih aman, efisien, dan sesuai standar keselamatan kerja.

Cara Mengetahui Ukuran Shackle

Ukuran shackle tidak hanya ditentukan dari bentuk fisiknya, tetapi juga berdasarkan spesifikasi teknis yang dimiliki. Setiap produk umumnya memiliki informasi ukuran dan kapasitas yang tercetak pada bodi sehingga mudah diidentifikasi.

Berikut beberapa cara mengetahui ukuran shackle yang benar.

  • 1. Periksa diameter pin: Diameter pin menjadi salah satu indikator utama ukuran shackle. Semakin besar diameter pin, umumnya semakin besar pula kapasitas angkatnya.
  • 2. Perhatikan diameter bodi shackle: Diameter bodi menunjukkan kekuatan struktur utama shackle dalam menahan beban.
  • 3. Lihat ukuran bukaan (jaw opening): Bukaan harus sesuai dengan ukuran sling, rantai, maupun titik angkat yang akan digunakan.
  • 4. Periksa nilai Working Load Limit (WLL): WLL merupakan kapasitas kerja aman yang ditentukan oleh produsen. Jangan memilih ukuran shackle hanya berdasarkan dimensi fisik tanpa memperhatikan nilai WLL.
  • 5. Sesuaikan dengan perlengkapan rigging lainnya: Ukuran shackle harus kompatibel dengan hook crane, masterlink, wire rope sling, maupun chain sling agar proses pengangkatan berlangsung aman.

Memahami ukuran shackle akan membantu pengguna memilih komponen yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan sekaligus memperpanjang umur pakai perlengkapan lifting.

Jenis Jenis Shackle

Berbagai types of shackle tersedia untuk memenuhi kebutuhan aplikasi lifting yang berbeda. Berikut beberapa jenis yang paling umum digunakan.

  • 1. Bow Shackle: Bow shackle memiliki bentuk melengkung menyerupai busur sehingga mampu mengakomodasi lebih dari satu sling sekaligus. Jenis ini cocok digunakan untuk berbagai arah tarikan.
  • 2. D Shackle (Dee Shackle): D shackle memiliki bentuk menyerupai huruf D dan lebih sesuai digunakan pada tarikan lurus karena distribusi bebannya lebih terfokus.
  • 3. Screw Pin Shackle: Jenis ini menggunakan pin ulir sehingga proses pemasangan dan pelepasan menjadi lebih cepat. Screw pin shackle sering digunakan pada aplikasi sementara.
  • 4. Bolt Type Shackle: Bolt type shackle menggunakan baut, mur, dan cotter pin sehingga lebih aman digunakan pada aplikasi permanen maupun lingkungan yang memiliki getaran tinggi.

Masing-masing types of shackle memiliki keunggulan tersendiri sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan kondisi kerja dan kapasitas pengangkatan.

1 Shackle Berapa Meter?

Dalam dunia pelayaran, istilah shackle tidak hanya mengacu pada komponen penghubung, tetapi juga digunakan sebagai satuan panjang rantai jangkar.

1 shackle setara dengan sekitar 27,4 meter atau 15 fathom.

Satuan tersebut digunakan untuk menentukan panjang rantai jangkar yang dikeluarkan ketika kapal berlabuh. Namun, pada dunia lifting dan rigging, istilah shackle lebih sering mengacu pada komponen penghubung antara sling dan beban.

Berapa Safety Factor Shackle?

Safety factor adalah perbandingan antara kekuatan putus (Minimum Breaking Load/MBL) dengan kapasitas kerja aman atau Working Load Limit (WLL). Sebagian besar shackle berkualitas yang memenuhi standar internasional memiliki safety factor 6:1. Artinya, apabila sebuah shackle memiliki WLL sebesar 3 ton, maka kekuatan putusnya berada di kisaran 18 ton.

Nilai safety factor dibuat untuk memberikan margin keamanan selama proses pengangkatan. Oleh sebab itu, pengguna tidak boleh mengangkat beban yang melebihi kapasitas kerja aman yang telah ditentukan.

Apa yang Dimaksud dengan SWL dan Safety Factor?

SWL (Safe Working Load) atau Working Load Limit (WLL) merupakan kapasitas maksimum yang direkomendasikan untuk penggunaan normal pada suatu perlengkapan lifting.

Sementara itu, safety factor adalah rasio antara kekuatan putus terhadap SWL atau WLL.

Sebagai contoh:

  • WLL sebuah shackle: 5 ton.
  • Safety factor: 6:1.
  • Kekuatan putus sekitar: 30 ton.

Walaupun memiliki kekuatan putus yang tinggi, shackle tetap hanya boleh digunakan sesuai nilai WLL yang telah ditetapkan produsen. Hal ini bertujuan menjaga keamanan operator serta memperpanjang usia pakai perlengkapan lifting.

Penuhi kebutuhan shackle dan berbagai lifting equipment Anda bersama Powertec. Kami menyediakan beragam produk berkualitas, mulai dari wire rope, hoist, rigging, sling belt, hingga perlengkapan material handling lainnya yang telah memenuhi standar internasional untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor industri.

Untuk kemudahan berbelanja, Anda dapat melakukan pembelian melalui disini. Sementara itu, informasi lengkap mengenai rangkaian produk dan solusi lifting dari Powertec dapat Anda temukan di powertec.id.

FAQ

1. Bagaimana memilih ukuran shackle crane?
Pilih ukuran shackle berdasarkan Working Load Limit (WLL), diameter pin, ukuran bukaan, jenis sling yang digunakan, serta kapasitas beban yang akan diangkat. Pastikan seluruh perlengkapan memiliki spesifikasi yang saling sesuai.

2. Apa saja types of shackle?
Beberapa types of shackle yang paling umum digunakan adalah bow shackle, D shackle, screw pin shackle, dan bolt type shackle. Setiap tipe memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan aplikasi lifting dan rigging.

3. Mengapa ukuran penting?
Ukuran shackle menentukan kapasitas kerja aman dan kompatibilitas dengan perlengkapan lifting lainnya. Penggunaan ukuran yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kerusakan alat, distribusi beban yang tidak merata, hingga kegagalan saat proses pengangkatan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Bow Shackle Omega G2130 35 Ton – 2″ POWERTEC Segel Bolt Type”

Your email address will not be published. Required fields are marked *