Shackle D G2150 12 Ton – 1-1/4″ POWERTEC Segel Dee Bolt Type

Belanja Hemat Tanpa Ribet Produk Powertec Secara Online

  • Garansi Uang Kembali 100% jika produk yang diterima tidak sesuai
  • Pengiriman Cepat karena langsung menggunakan Armada Khusus Distributor Kami
  • Kirim ke Seluruh Indonesia, Testing produk dan packaging dijamin aman
SKU: 10711999078 Kategori: Shackle Tag:

Deskripsi

Mengenal Komponen Shackle dalam Rigging dan Cara Memasang Shackle Crane

Dalam industri konstruksi, manufaktur, pelabuhan, hingga pertambangan, sistem lifting membutuhkan berbagai komponen yang bekerja secara bersamaan agar proses pengangkatan beban berlangsung aman. Salah satu komponen yang paling penting adalah shackle. Banyak orang masih bertanya mengenai shackle adalah apa serta bagaimana peran shackle crane dalam sistem pengangkatan. Padahal, pemahaman mengenai kedua hal tersebut sangat penting untuk meningkatkan keselamatan kerja.

Secara umum, shackle adalah alat penghubung yang digunakan untuk menyambungkan sling, rantai, hook crane, maupun titik angkat pada beban. Sementara itu, shackle crane merupakan shackle yang digunakan sebagai bagian dari sistem crane untuk menghubungkan berbagai perlengkapan rigging. Dengan memilih ukuran, kapasitas, dan tipe yang tepat, shackle crane mampu menjaga kestabilan beban selama proses lifting.

Apa yang Dimaksud dengan Shackle?

Shackle adalah komponen rigging berbahan forged steel atau baja tempa berkekuatan tinggi yang berfungsi sebagai penghubung antarperalatan lifting. Komponen ini terdiri dari bodi berbentuk huruf D atau busur (bow) serta pin pengunci yang dapat dilepas maupun dipasang kembali.

Dalam praktiknya, shackle adalah salah satu rigging accessories yang hampir selalu digunakan pada berbagai pekerjaan pengangkatan. Baik menggunakan wire rope sling, chain sling, maupun webbing sling, semuanya dapat dihubungkan menggunakan shackle sesuai kapasitas kerjanya.

Penggunaan shackle crane juga harus disesuaikan dengan Working Load Limit (WLL) agar beban yang diangkat tetap berada dalam batas aman. Oleh karena itu, setiap operator wajib memahami spesifikasi shackle sebelum digunakan.

Apa Itu Rigging dan Slinging?

Rigging merupakan proses menyiapkan seluruh perlengkapan pengangkatan sebelum beban diangkat menggunakan crane, hoist, atau alat angkat lainnya. Proses ini mencakup pemilihan sling, shackle, hook, masterlink, hingga pemeriksaan kapasitas setiap komponen.

Sementara itu, slinging adalah proses memasang sling pada beban dengan metode yang tepat agar distribusi gaya tetap seimbang selama proses pengangkatan.

Dalam sistem tersebut, shackle adalah komponen yang berfungsi sebagai penghubung utama antara sling dengan hook crane maupun titik angkat pada beban. Karena itu, pemasangan shackle crane harus dilakukan sesuai prosedur agar tidak terjadi kegagalan sambungan saat lifting.

Jenis Peralatan Bantu Angkat Rigging Accessories yang Digunakan untuk Menyambungkan Beban dengan Shackle

Shackle bekerja bersama berbagai rigging accessories agar proses lifting berjalan dengan aman.

Beberapa perlengkapan yang umum digunakan antara lain:

  • 1. Masterlink: Berfungsi sebagai titik sambungan utama antara sling dan hook crane.
  • 2. Hook Crane: Digunakan untuk mengaitkan seluruh sistem rigging pada alat angkat.
  • 3. Wire Rope Sling: Sling berbahan baja yang memiliki kekuatan tarik tinggi dan cocok untuk aplikasi heavy duty.
  • 4. Chain Sling: Digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan ketahanan terhadap suhu tinggi maupun benturan.
  • 5. Webbing Sling: Sling berbahan polyester yang aman digunakan pada material dengan permukaan sensitif.

Seluruh perlengkapan tersebut bekerja bersama shackle crane sehingga kapasitas setiap komponen harus saling menyesuaikan.

Apa Saja 4 Jenis Perlengkapan Pengangkat?

Dalam sistem lifting terdapat empat perlengkapan utama yang paling sering digunakan.

  • 1. Wire Rope Sling: Digunakan untuk pengangkatan beban berat karena memiliki kekuatan tarik yang tinggi.
  • 2. Chain Sling: Cocok digunakan pada lingkungan bersuhu tinggi maupun aplikasi industri berat.
  • 3. Webbing Sling: Terbuat dari serat polyester sehingga ringan dan tidak merusak permukaan beban.
  • 4. Shackle: Shackle adalah komponen penghubung yang menyatukan sling, hook crane, rantai, maupun masterlink dalam satu sistem lifting.

Keempat perlengkapan tersebut harus dipilih berdasarkan kapasitas kerja agar sistem shackle crane dapat bekerja secara optimal.

1 Shackle Berapa Meter?

Istilah shackle ternyata juga digunakan sebagai satuan panjang pada rantai jangkar kapal.

Dalam dunia maritim:

1 shackle setara dengan sekitar 27,4 meter atau 15 fathom.

Namun, pada industri lifting dan rigging, istilah shackle lebih mengacu pada alat penghubung yang digunakan dalam sistem pengangkatan beban. Oleh karena itu, konteks penggunaan istilah shackle harus dipahami dengan benar agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Penuhi kebutuhan shackle dan berbagai lifting equipment Anda bersama Powertec. Kami menyediakan beragam produk berkualitas, mulai dari wire rope, hoist, rigging, sling belt, hingga perlengkapan material handling lainnya yang telah memenuhi standar internasional untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor industri.

Untuk kemudahan berbelanja, Anda dapat melakukan pembelian melalui disini. Sementara itu, informasi lengkap mengenai rangkaian produk dan solusi lifting dari Powertec dapat Anda temukan di powertec.id.

FAQ

1. Apa komponen shackle rigging?

Komponen utama shackle terdiri atas bodi (body) dan pin pengunci. Pada beberapa tipe, pin dilengkapi baut, mur, serta cotter pin untuk meningkatkan keamanan. Shackle adalah salah satu komponen utama dalam sistem rigging yang berfungsi menghubungkan berbagai perlengkapan lifting.

2. Bagaimana memasang shackle crane?

Pemasangan shackle crane dilakukan dengan memilih ukuran yang sesuai dengan sling dan beban, memastikan pin terpasang sempurna, serta menghindari pembebanan pada bagian pin. Selain itu, pastikan nilai Working Load Limit (WLL) tidak melebihi kapasitas beban yang diangkat.

3. Mengapa pemasangan harus benar?

Pemasangan yang benar akan menjaga distribusi beban tetap stabil, mengurangi risiko kerusakan pada sling maupun shackle crane, serta meningkatkan keselamatan selama proses lifting. Kesalahan pemasangan dapat menyebabkan pin longgar, deformasi bodi, bahkan kegagalan sambungan saat proses pengangkatan berlangsung.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Shackle D G2150 12 Ton – 1-1/4″ POWERTEC Segel Dee Bolt Type”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *