
Terakhir diperbarui: 23 Oktober 2026
Snatch block adalah katrol (pulley block) dengan rangka samping yang bisa dibuka, yang digunakan untuk mengubah arah tarikan tali atau wire rope dan membantu menaikkan kemampuan tarik winch. Di katalog Powertec, snatch block tersedia dalam dua seri, yaitu HD-Type dan K-Type, dengan jumlah sheave (roda katrol) dan ujung pengait yang berbeda.
Poin Penting
- Snatch block mengubah arah tarikan, dan bila dipasang sebagai katrol bergerak ia membagi beban menjadi dua bagian tali.
- Seri HD-Type dan K-Type di Powertec berbeda pada rentang kapasitas, jumlah sheave, dan jenis ujung pengait.
- Kapasitas yang dipilih harus melebihi gaya total yang diterima block, bukan sekadar berat beban.
- Diameter wire rope harus sesuai dengan alur sheave dari pabrikan.
- Periksa sheave, pin, rangka, dan pengait sebelum setiap pemakaian.
Apa Itu Snatch Block dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Snatch block bekerja dengan membiarkan tali melewati alur sheave sehingga arah tarikan berubah tanpa tali harus dimasukkan dari ujungnya. Sisi rangkanya bisa dibuka, jadi tali cukup diletakkan di alur lalu rangka ditutup kembali.
Ada dua cara pemakaian utama. Sebagai katrol tetap, snatch block hanya mengubah arah tarikan, misalnya menarik beban ke atas dari arah mendatar. Sebagai katrol bergerak, satu ujung tali diikat ke titik tetap dan block dipasang pada beban, sehingga secara teori gaya tarik yang dibutuhkan sekitar setengah dari berat beban (belum menghitung gesekan).
Block ini sering dipasang bersama electric winch untuk penarikan jarak jauh atau evakuasi kendaraan.
Apa Perbedaan Snatch Block HD-Type dan K-Type?
Perbedaan HD-Type dan K-Type pada katalog Powertec terlihat dari rentang kapasitas, jumlah sheave, dan jenis ujung pengait. HD-Type mencakup kapasitas lebih besar dengan pengait berupa shackle atau hook, sedangkan K-Type mencakup kapasitas lebih kecil sampai menengah dengan pengait eye atau hook.
| Aspek | HD-Type | K-Type |
|---|---|---|
| Rentang kapasitas di katalog Powertec | 2 ton sampai 20 ton | 1,5 ton sampai 6 ton |
| Jumlah sheave | 1 dan 2 sheave | 1, 2, dan 3 sheave |
| Ujung pengait | Shackle atau hook | Eye atau hook |
| Ukuran block | 3 inci sampai 14 inci | 5 inci sampai 12 inci |
| Cocok untuk | Beban berat, pekerjaan rigging dan penarikan | Beban ringan sampai menengah, penarikan dan evakuasi |
Data di atas diambil dari daftar produk Powertec yang tampil saat artikel ini ditulis. Daftar bisa berubah, jadi periksa halaman produk untuk ukuran dan kapasitas terbaru: HD-Type dan K-Type.
Berapa Kapasitas Snatch Block yang Dibutuhkan?
Pilih kapasitas snatch block yang lebih besar dari gaya total yang bekerja pada block, bukan hanya dari berat beban. Gaya itu mencakup tarikan tali di kedua sisi sheave dan pengaruh sudut tali.
Contoh sederhana: bila tali dibelokkan 180 derajat melalui satu snatch block yang dipasang tetap, block menerima gaya sekitar dua kali tarikan tali. Dengan demikian, titik tambat dan pengait block juga harus kuat menahan gaya tersebut.
Kapasitas tidak boleh ditebak. Baca penandaan kapasitas pada block, dan ikuti spesifikasi pabrikan untuk batas pemakaian.
Berapa Jumlah Sheave yang Dibutuhkan?
Jumlah sheave menentukan berapa jalur tali yang bisa dipasang pada satu block. Satu sheave cukup untuk mengubah arah tarikan, sementara dua sheave atau lebih dipakai pada sistem katrol majemuk untuk mendapatkan keuntungan mekanis lebih besar.
- 1 sheave: mengubah arah tarikan atau menjadi katrol bergerak 2:1.
- 2 sheave: membentuk sistem dengan lebih banyak bagian tali, sehingga tarikan yang dibutuhkan lebih kecil.
- 3 sheave: untuk sistem katrol majemuk yang lebih kompleks, dengan panjang tali yang lebih banyak terpakai.
Semakin banyak jalur tali, semakin besar gesekan dan semakin panjang tali yang harus ditarik. Gunakan jumlah sheave seminimal mungkin yang memenuhi kebutuhan.
Bagaimana Memilih Ukuran Sheave dan Wire Rope?
Pilih snatch block yang alur sheave-nya sesuai dengan diameter wire rope yang dipakai, dan ikuti ukuran tali maksimum dari pabrikan. Sheave yang terlalu kecil membuat wire rope menekuk tajam sehingga serat kawatnya lebih cepat lelah.
Langkah memilih ukuran:
- Tentukan diameter wire rope atau tali yang akan melewati block.
- Cocokkan dengan ukuran tali yang tercantum untuk block tersebut.
- Pilih ukuran block yang lebih besar bila ruang memungkinkan, karena radius tekuk yang lebih besar memperpanjang umur wire rope.
- Pastikan jenis ujung (shackle, hook, atau eye) cocok dengan titik tambat.
Untuk memahami konstruksi wire rope yang akan melewati block, baca artikel Wire Rope (Sling Baja) Adalah.
Bagaimana Cara Memasang dan Memeriksa Snatch Block dengan Aman?
Pasang snatch block pada titik tambat yang kuat, pastikan rangka tertutup penuh, lalu periksa semua komponen sebelum beban ditarik. Lakukan pemeriksaan visual setiap kali sebelum dipakai dan hentikan pemakaian bila ada kerusakan.
Langkah pemasangan
- Pastikan kapasitas block dan titik tambat melebihi gaya yang akan bekerja.
- Buka rangka samping, letakkan tali pada alur sheave, lalu tutup rangka dan kunci pin.
- Kaitkan block ke titik tambat dengan shackle atau hook yang sesuai kapasitasnya.
- Tarik perlahan sampai tali kencang, lalu periksa arah tarikan dan posisi tali di alur.
- Lanjutkan penarikan dengan kecepatan stabil, tanpa hentakan.
Yang diperiksa sebelum pemakaian
- Sheave: retak, aus, atau alur yang rusak dan bergerigi.
- Pin dan baut: bengkok, kendor, atau tidak terkunci penuh.
- Rangka: bengkok, retak, atau celah yang tidak menutup rapat.
- Pengait (hook, shackle, atau eye): bukaan melebar, deformasi, atau korosi.
- Putaran sheave: harus berputar bebas tanpa macet.
Jangan berdiri sejajar dengan arah tali saat ditarik. Bila tali atau block lepas, pelepasan energinya berbahaya.
FAQ: Pertanyaan Seputar Snatch Block
Apa fungsi snatch block?
Snatch block berfungsi mengubah arah tarikan tali dan, pada pemasangan tertentu, mengurangi gaya tarik yang dibutuhkan. Ia banyak dipakai bersama winch untuk menarik atau mengevakuasi beban.
Apakah snatch block bisa melipatgandakan kekuatan tarik winch?
Ya, bila dipasang sebagai katrol bergerak. Satu sheave memberi keuntungan mekanis sekitar 2:1 secara teori, belum menghitung gesekan. Gaya pada titik tambat tetap perlu diperhitungkan.
Apa perbedaan snatch block satu sheave dan dua sheave?
Satu sheave hanya melewatkan satu jalur tali, sedangkan dua sheave melewatkan dua jalur. Dua sheave memungkinkan sistem katrol majemuk dengan tarikan lebih ringan, tetapi butuh tali lebih panjang.
Berapa ukuran wire rope yang cocok untuk snatch block?
Ukuran wire rope harus mengikuti spesifikasi pabrikan untuk block tersebut. Alur sheave dirancang untuk rentang diameter tertentu, dan tali yang terlalu besar atau terlalu kecil mempercepat keausan.
Kapan snatch block harus diganti?
Ganti snatch block bila sheave retak atau aus parah, pin bengkok, rangka berubah bentuk, atau pengait melebar. Komponen yang rusak tidak boleh dipakai untuk beban.
Butuh Bantuan Memilih Snatch Block?
Powertec, distributor lifting dan rigging di Jakarta, menyediakan snatch block HD-Type dan K-Type dalam beberapa kapasitas. Lihat daftar lengkap di halaman kategori Snatch Block, atau hubungi tim Powertec untuk membantu mencocokkan kapasitas dan ukuran sheave dengan kebutuhan Anda. Salah satu pilihan yang tersedia adalah Snatch Block Eye 2 Ton K-Type 2 Sheave.